de_DEen_USes_ESfr_FRjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW

Agilien AI untuk Backlog E-Commerce Vintage | Visual Paradigm

AgileAI11 hours ago

Membuat Backlog E-Commerce Vintage dengan Agilien: Perencanaan Proyek Berbasis AI

Bayangkan Anda seorang manajer produk yang meluncurkan platform e-commerce untuk pakaian vintage — dunia di mana setiap tombol, tag, dan era memiliki arti. Anda perlu merancang profil penjual, galeri gambar, proses checkout yang aman, filter pencarian, dan sistem ulasan. Terdengar seperti pekerjaan yang sangat banyak, bukan? Masuklah Agilien, alat perencanaan proyek berbasis AI dari Visual Paradigm — yang mengubah visi Anda menjadi backlog terstruktur dan visual dalam hitungan detik. Dalam panduan ini, kami akan membahas bagaimana seorang pengguna nyata membuat backlog lengkap untuk platform mode vintage menggunakan Agilien, dan mengapa alat ini merupakan perubahan besar bagi tim agile.

Apa yang Anda lihat dalam tangkapan layar bukan sekadar tangkapan layar — ini adalah rencana proyek yang hidup dan bernapas. Sisi kiri menampilkan hierarki yang bersih dan dapat dilipat: Epik, Cerita Pengguna, dan Sub-tugas. Sisi kanan menampilkan tampilan rinci dari satu cerita pengguna — “Sebagai penjual, saya ingin membuat profil saya” — dengan kriteria penerimaan, metadata, bahkan perkiraan timeline. Ini bukan sihir — ini hasil dari AI yang memahami domain Anda dan menghasilkan rencana yang realistis dan dapat dijalankan berdasarkan masukan Anda. Dan bagian terbaiknya? Anda dapat membuat diagram langsung dari cerita-cerita ini untuk memvisualisasikan arsitektur.

This is a screenshot of Visual Paradigm's Agilien. It shows an example of how an E-commerce for Vintage Clothes company uses

Mengapa Ini Penting: Alur Kerja Agilien untuk Proyek Dunia Nyata

Langkah 1: Tentukan Proyek Anda dengan Satu Kalimat

Mulailah dengan mengetik satu atau dua kalimat yang menggambarkan proyek Anda. Untuk contoh kita, pengguna mengetik: “Platform e-commerce yang mengkhususkan diri pada pakaian vintage dan bekas yang dipilih secara khusus.” Kemudian menambahkan konteks: “Platform ini membutuhkan profil penjual, daftar produk dengan galeri gambar, proses checkout yang aman dengan integrasi Stripe, sistem pencarian dan filter (berdasarkan ukuran, era, merek), serta sistem ulasan pengguna. Arsitektur akan menggunakan CMS tanpa tampilan dengan frontend Next.js.”

Itu saja. Tidak ada istilah teknis. Tidak ada spesifikasi teknis. Hanya visi Anda. Agilien membacanya, menganalisisnya, dan menghasilkan backlog lengkap — epik, cerita, dan sub-tugas — dalam waktu kurang dari 30 detik. Ini seperti memiliki seorang arsitek proyek yang juga seorang penulis kreatif dan desainer diagram, semuanya dalam satu orang.

Langkah 2: Lihat Hierarki — Epik, Cerita, Sub-tugas

Panel kiri menampilkan proyek Anda sebagai struktur pohon. Anda akan melihat “Epik” sebagai tingkat tertinggi — seperti “Manajemen Profil Penjual” — lalu “Cerita Pengguna” di bawahnya, dan akhirnya “Sub-tugas” untuk pekerjaan yang lebih detail. Setiap item dapat diklik, dan mengkliknya akan membuka panel detail. Ini adalah fitur “Manajemen Hierarki Agile” — peta jalan visual yang menjaga tim Anda tetap sejalan dan pekerjaan Anda terorganisir.

Langkah 3: Masuk ke Detail — Kriteria Penerimaan, Perkiraan, dan Lainnya

Ketika Anda mengklik cerita pengguna, seperti “Sebagai penjual, saya ingin membuat profil saya,” Anda tidak hanya membaca teks — Anda melihat gambaran lengkap. Panel detail mencakup: deskripsi, kriteria penerimaan (misalnya, “Diberikan penjual mengunjungi, mereka harus mengirim email dan nomor telepon”), prioritas, dan perkiraan. Ini adalah fungsi “Editor Panel Detail” yang sedang berjalan — memungkinkan Anda menyesuaikan, menyempurnakan, bahkan menambahkan kriteria penerimaan secara langsung. Tidak ada lagi “harus berfungsi” yang samar — ini adalah rencana yang terdokumentasi dan dapat diuji.

Langkah 4: Hasilkan Diagram dari Cerita — Visualisasikan Arsitektur

Di sinilah Agilien benar-benar bersinar. Dengan cerita pengguna yang dipilih, Anda klik ke “Workbench Diagram” di sisi kanan. Anda memilih “Diagram Kelas” atau “Diagram Urutan” — dan AI menghasilkan representasi visual bagaimana cerita tersebut akan diimplementasikan. Misalnya, cerita “Profil Penjual” bisa menghasilkan diagram kelas yang menunjukkan “Penjual,” “Profil,” “Verifikasi,” dan “Unggah Gambar” sebagai kelas dengan hubungan antar kelas. Anda kemudian dapat mengklik ke tab “Kode” untuk mengedit kode PlantUML — membuatnya dapat diedit, bukan hanya dilihat. Ini adalah “Workbench Diagram Berbasis AI” — mengubah kebutuhan abstrak menjadi gambaran teknis visual.

Poin Utama: Apa yang Dapat Anda Lakukan dengan Agilien

  • Hasilkan backlog lengkap dalam hitungan detik — dari satu kalimat saja, Agilien membuat epik, cerita, dan sub-tugas.

  • Visualisasikan arsitektur langsung dari cerita-cerita — hasilkan diagram Urutan, Aktivitas, atau Kelas untuk memetakan bagaimana perangkat lunak Anda akan bekerja.

  • Simpan semua hal di satu tempat — panel “Detail” memungkinkan Anda mengedit deskripsi, kriteria penerimaan, dan perkiraan tanpa beralih alat.

  • Hubungkan diagram dengan cerita-cerita — lampirkan diagram yang dihasilkan sebagai “lampiran” sehingga setiap cerita pengguna memiliki referensi visual.

  • Terintegrasi dengan Jira — impor atau sinkronkan rencana Anda ke Jira untuk menjaga catatan resmi Anda tetap sinkron (fitur premium).

Mengapa Alat Ini Mengubah Segalanya bagi Tim Agile

Agilien bukan sekadar alat manajemen proyek lainnya — ini adalah jembatan antara perencanaan dan desain. Alat ini menghilangkan ketidaksesuaian antara ‘perencanaan vs. desain’ yang menghambat banyak tim agile. Manajer produk tidak perlu menjelaskan ‘ini cara kita melakukannya’ — AI menghasilkan diagramnya. Arsitek tidak perlu menggambar UML secara manual — Agilien melakukannya untuk mereka. Dan para pengembang? Mereka mendapatkan pemahaman visual yang jelas tentang apa yang sedang dibangun — mengurangi ambiguitas dan pekerjaan ulang.

Ini juga sangat fleksibel. Anda dapat menggunakan AI untuk memulai dengan cepat, lalu masuk lebih dalam dan mengedit setiap detail secara manual — baik Anda menyempurnakan kode PlantUML atau menyesuaikan timeline. Pendekatan hibrida ini memungkinkan Anda menggunakan Agilien sebagai meja kerja utama untuk perencanaan dan desain, sambil menjaga catatan resmi Anda di Jira tetap sinkron sempurna.

Kesimpulan Akhir: Dari Visi ke Rencana Visual dalam Hitungan Menit

Agilien adalah asisten perencanaan proyek berbasis AI dan desain perangkat lunak yang mengubah ide proyek Anda menjadi rencana yang terstruktur, visual, dan dapat dijalankan — semua dalam hitungan menit. Baik Anda manajer produk, arsitek perangkat lunak, atau anggota tim agile, alat ini membantu Anda bergerak dari ide ke eksekusi lebih cepat dari sebelumnya. Dan dengan fitur seperti ‘Live PlantUML Editor’, Anda dapat menyempurnakan diagram Anda dengan presisi — bahkan jika Anda tidak menguasai PlantUML.

Untuk tim yang membangun platform e-commerce, aplikasi SaaS, atau sistem perangkat lunak kompleks lainnya, Agilien adalah asisten perencanaan dan desain proyek berbasis AI yang paling ideal. Ini bukan sekadar alat — ini adalah mitra dalam perjalanan agile Anda.

Siap Mencobanya?

Klik tautan di bawah ini untuk memulai proyek Anda sendiri dengan Agilien — tidak perlu pengalaman. Cukup ketik ide proyek Anda, dan biarkan AI melakukan pekerjaan beratnya.

Coba Agilien Sekarang

Tautan Terkait

Follow
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...